Terbaru

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pengamat Politik: PBB Organisasi Gagal, Tidak Mampu Cegah Kejahatan Israel

TintaSiyasi.com -- Pengamat Politik Internasional Umar Syarifudin menyatakan bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) adalah organisasi gagal, karena tidak mampu mencegah kejahatan Israel. 

"PBB organisasi gagal, tidak mampu mencegah kejahatan Israel," bebernya pada TintaSiyasi.com Kamis (09/06/2022). 

Ia menyatakan bahwa PBB, yang katanya sangat menjunjung tinggi masalah hak asasi manusia (HAM), ternyata mandul. Buktinya tidak mampu menggerakkan negara-negara anggotanya untuk menindak tegas negara agresor Israel itu. 

"PBB sulit bersikap tegas terhadap Israel, karena Amerika Serikat memiliki mendominasi di organisasi internasional tersebut, "ujarnya. 

Lebih lanjut, ia mengungkap bawah Israel bahkan dikabarkan memiliki lebih dari ratusan hulu ledak nuklir, sehingga menyandang julukan gudang senjata pemusnah massal di kawasan Timur Tengah. Apalagi Israel merupakan rezim ilegal di kawasan yang tidak tunduk pada Traktat Nonproliferasi Nuklir (NPT). 

Selain itu, Israel juga tidak mengizinkan tim investigasi Badan Energi Nuklir Internasional (IAEA) untuk meninjau instalasi nuklirnya. 

"Namun, PBB tak berkutik. Dukungan pemerintah Amerika Serikat membuat Israel kian congkak dan berani memproduksi senjata pemusnah massal serta menimbunnya. Bahkan rezim ilegal ini tak segan-segan menggunakan bom uranium yang diperlemah saat menyerang Jalur Gaza," paparnya. 

Lebih jauh Ia mengungkapkan keprihatinannya, sikap yang ditunjukkan oleh organisasi internasional yang notabene anggotanya adalah negeri-negeri Muslim seperti Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). 

Ia mengatakan, sikap OKI tidak berubah dengan sikap sebelumnya, bila terjadi serangan Israel terhadap Palestina. Mereka hanya menyuarakan keprihatinan mendalam, mengutuk, dan menyerukan bantuan bagi korban Gaza. 

"Tidak ada mobilisasi opini politik bagi dunia Islam, apalagi menggalang kekuatan secara militer di kalangan anggota-anggota OKI untuk dapat menghentikan serangan Israel, bahkan sampai mengenyahkan pendudukan Israel terhadap bumi Palestina," sesalnya. 

"Sesungguhnya, respons PBB terhadap penjajahan Palestina sudah menunjukkan jati diri negara ini," pungkasnya.[] Witri Osman
Baca Juga

Post a Comment

0 Comments