Terbaru

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Remaja Muslimah Dipukul dan Dirobek Hijabnya di New Zealand


TintaSiyasi.com -- Tanggal 9 Februari kemarin, Hoda al-Jamaa’, seorang gadis Muslimah dipukul secara brutal dan hijabnya dirobek. Peristiwa ini terjadi di Sekolah Menengah Atas Putri Otago. 

Hoda bersama teman Muslim lainnya diminta oleh sekelompok orang yang terdiri dari tiga non-muslim untuk mengajarkan mereka kata-kata makian dalam bahasa Arab. Namun Hoda dan temannya menolak dan menyebabkan mereka menjadi korban penyerangan. 

Para remaja Muslimah tersebut dihujat secara lisan lalu diserang fisiknya oleh ketiga gadis tersangka. Hoda dipukul dibagian kepala, wajah, leher, dan bahu yang menyebabkan ia mengalami luka serius akibat benturan keras. Hoda kemudian dilarikan ke rumah sakit oleh ayahnya sendiri tanpa menelepon ambulan. 

Meskipun penyerangan berakhir, penyerang korban masih berkeliaran. Mereka masih memukul dan menyerang remaja Muslim lain. Mereka melontarkan kata-kata kotor seperti “Muslim adalah pelacur, teroris", dan kata-kata buruk yang rasis.

Serangan ini bukanlah pertama kali dialami oleh Hoda. Ia berulang kali disebut sebagai “teroris“ oleh pelajar-pelajar lainnya. 

Dalam sebuah wawancara singkat ia berkata, “Hijabku adalah budayaku dan ajaran agamaku. Hijabku adalah segalanya bagiku dan aku mencintai hijabku juga gadis-gadis lain sama sepertiku mencintai hijab mereka”,  Hoda. [] M.Siregar


Sumber : Documenting Oppression Against Muslims, (19/02/2022).
Baca Juga

Post a Comment

0 Comments