Terbaru

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Kapitalisme Penyebab Sifilis Melonjak

TintaSiyasi.com -- Dikutip dari Radar Jabar (14/06/2023), Berdasarkan data yang dirilis Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, Provinsi Jawa Barat tercatat 3.186 pasien terjangkit sifilis sepanjang data 2018-2022. Jabar di peringkat kedua setelah Provinsi Papua sebanyak 3.864 pasien. Setelah Jabar data menunjukkan provinsi DKI Jakarta 1.897 pasien lalu Papua Barat 1.816 pasien, Bali 1.300 pasien dan Banten 1.145 pasien.

Dari 3.186 kasus di Jabar, Kota Bandung yang merupakan ibukota Provinsi Jawa Barat, tercatat paling dominan dari hasil skrining yang dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi Jabar di beberapa kota dengan temuan  830 kasus.

Kasus sifilis meningkat hampir 70 persen dalam kurun waktu lima tahun terakhir (2016-2022). Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun meminta seluruh masyarakat untuk tetap setia pada pasangan masing-masing dan menghindari perilaku seks yang berisiko sebagai upaya mencegah penularan penyakit sifilis meluas.

Untuk diketahui, sifilis atau penyakit raja singa merupakan sebuah Infeksi Menular Seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri bernama Treponema Pallidum. Sifilis tidak hanya dapat menular melalui hubungan seksual antara pasangan atau sesama jenis saja, melainkan juga dari ibu ke anak yang belum lahir. Penularan bisa terjadi akibat perilaku berhubungan seksual yang berisiko, seperti tidak menggunakan pengaman berupa kondom.

Berhubungan anal atau oral seks yang dilakukan pasangan sesama jenis juga dapat menularkan sifilis. Fakta ini tentu membuat kita miris. Bagaimana tidak, meningkatnya penyakit Sifilis menunjukkan makin eksisnya kaum LG8T saat ini. Gaya hidup LG8T jelas menciptakan kerusakan moral dan ancaman kesehatan parah bagi masyarakat dunia.

Sementara kebijakan dan solusi yang diambil pemerintah seperti pendekatan, pengobatan, dan penyuluhan kepada komunitas Lelaki Seks Lelaki (LSL) tidak menyentuh akar permasalahan. Malah saat ini muncul berbagai macam kebijakan yang seolah memfasilitasi hal ini terus terjadi.

Alam demokrasi menghasilkan sistem sekuler-kapitalisme yang melahirkan generasi jauh dari pemahaman dan aturan Allah SWT. Akibat tidak diterapkan sistem Islam inilah penyebab munculnya gaya hidup LG8T yang merusak moral dan ancaman kesehatan di tengah masyarakat. Kaum LG8T diberi ruang dan difasilitasi dibalik jargon kebebasan dan hak asasi manusia. Imbasnya, aktivitas seks menyimpang seperti LSL menjadi sesuatu yang lumrah dilakukan untuk pemuas hafsu syahwatnya.

Jika hal seperti ini terus dibiarkan maka akan merusak peradaban umat manusia. Meningkatnya kaum LG8T ini dapat merusak berbagai aspek kehidupan, salah satu yang akan terpengaruhi adalah menurunnya angka kelahiran. Hal ini disebabkan sudah jelasnya perilaku seperti ini menyalahi fitrah manusia dalam berkeluarga.

Saat ini sebetulnya banyak masyarakat yang sudah paham bahwa hal ini harus diberantas. Hanya saja pemahaman saja tidak cukup untuk menghentika perilaku menyimpang seperti ini, diperlukan tindakan tegas yang dapat memberantasnya. Diperlukan Sistem yang menjadikan pemimpinnya tegas dalam menentukan kebijakan, disertai hukuman yang dapat membuat jera pelaku serta mencegah orang lain melakukan hal serupa.

Saatnya kembali pada aturan Allah SWT, Yang Maha Sempurna. Syariat Islam memiliki aturan yang sempurna untuk mengatur manusia termasuk dalam sistem pergaulan. Melalui penerapan sistem sosial pergaulan dalam masyarakat, sistem pendidikan, ekonomi, politik, sistem informasi, hingga sistem sanksinya yang tegas hingga menjadi solusi problematik yang ada.

Islam memandang perilaku liwath (LSL/homoseksual) termasuk kemaksiatan, pelanggaran atas hak-hak dan hukum Allah SWT yang wajib dikenakan sanksi. Islam adalah satu-satunya agama sekaligus ideologi yang sempurna dan paripurna. Dalam sistem Islam, sanksi yang diberikan terhadap pelaku kemaksiatan dan kejahatan bersifat tegas.

Mekanisme sanksi dalam sistem Islam juga mampu mencegah perbuatan zalim apa pun dan terhadap siapa pun. Seperti itulah gambaran sistem Islam yang menjaga kemuliaan manusia jika syariat Allah SWT tegak di muka bumi. Wallahu a’lam bishshowwab.[]

Oleh: Wisdiyanti
(Aktivis Dakwah Muslimah)


Baca Juga

Post a Comment

0 Comments