Terbaru

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Fenomena PHK Melanda, Hanya Islam Solusinya

TintaSiyasi.com -- Belakangan ini sejumlah pabrik sepatu dan tekstil dalam negeri melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Dalam hal ini Ketua Umum Perkumpulan Pengusaha Produk Tekstil Provinsi Jabar (PPTPJB) Yan Mei mengatakan, 14 kabupaten dan kota di Jawa Barat bahwa sudah ada pemutusan hubungan kerja atau PHK sebanyak 64 ribu pekerja dari 124 perusahaan per Oktober 2022 . (investor.id, 2/11/2022)

PHK  ini terjadi disebabkan perlambatan ekonomi dan lonjakan inflasi di negara tujuan ekspor. Kondisi ini tidak hanya di Indonesia tetapi terjadi di sejumlah negara maju seperti Amerika Serikat, Eropa, dan China. 

Perlambatan ekonomi di negara maju dipengaruhi oleh geopolitik dan perang di kawasan Ukraina yang memicu tekanan inflasi yang tinggi. Selain itu, kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) diperkirakan lebih tinggi dengan siklus lebih panjang.

Adanya ancaman krisis global dan perang yang terjadi berdampak buruk terhadap industri, sehingga terpaksa melakukan PHK massal. Ketika banyak perusahaan melakukan PHK maka jumlah pengangguran akan makin meningkat. Jika pengangguran makin meningkat hal ini akan menyababkan kemiskinan yang tinggi disertai dengan kriminalitas yang tinggi pula. 

Selain itu, PHK memberikan dampak bagi perusahaan dan bagi negara. Bagi perusahaan PHK akan menurunkan daya beli masyarakat hal ini akan berdampak pendapatan bagi perusahaan kasnya akan terhambat, dan perusahaan gulung tikar. Sedangkan bagi negara penerimaan (pajak) akan menurun. Akhirnya kondisi ini semua dapat menggoyangkan perekonomian negara.

Kondisi ini menggambarkan rapuhnya sistem ekonomi kapitalis yang diterapkan di negeri ini bahkan dunia. Sistem ini merupakan sistem  yang rentan krisis, yang akan terus berulang mengakibatkan krisis.   

Dalam sistem ini, PHK menjadi salah satu cara yang efektif bagi perusahaan demi menekan biaya produksi. Mereka tidak peduli meski harus mengabaikan nasib pekerja dan menutup mata atas kesengsaraan mereka.

Selain itu, sistem ekonomi kapitalis tidak dapat memberikan sistem jaminan sosial pada pekerja sedangkan pekerja  membutuhkan sistem kerja yang memberikan jaminan dan perlindungan bagi mereka. Oleh karena itu kita membutuhkan sistem lain yang memberikan jaminan dan kesehatan bagi masyarakat.

Sistem Islam adalah sistem yang berasal dari Pencipta manusia, maka sudah pasti sistem Islam dapat menyejahterakan. Selain itu sebagai seorang muslim sudah selayaknya kita senantiasa menjadikan Islam sebagai landasan. 

Dalam sistem ekonomi Islam negara wajib memenuhi semua kebutuhan rakyat, baik sandang, pangan, papan, keamanan, kesehatan, dan pendidikan. Negara juga akan membuka lapangan pekerjaan yang dari gaji itu rakyat dapat memenuhi kebutuhan sandang, pangan, dan papannya.

Selain itu, sistem ekonomi Islam kuat terhadap terjangan krisis. Islam yang mampu memimpin dunia tanpa adanya krisis keuangan yang berkepanjangan. Ini karena Islam bertumpu pada sektor riil. Sistem moneternya menggunakan sistem mata uang emas sehingga stabil dan jarang krisis. 

Jelas, sudah saatnya dunia menerapkan sistem Islam, hanya dengan Islam permasalahan ekonomi bahkan PHK dapat terselesaikan. Wallahua'alam bissawab


Oleh: Ana Dia Friska
Aktivis Muslimah
Baca Juga

Post a Comment

0 Comments