Terbaru

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Body Goals Bikin Lupa Bersyukur

TintaSiyasi.com -- Beberapa waktu lalu beredar berita dari seorang mahasiswi berusia 22tahun yang tewas di kamar apartemennya yang bertempat di Kebayoran Jakarta selatan, setelah ditelisik penyebab kematiannya ternyata wanita tersebut baru saja melakukan suntik filler. Suntik filler adalah pemindahan lemak dari tubuh yang tidak diinginkan ke tubuh yang diinginkan, misalnya lemak yang ada di perut dipindah kepantat agar terlihat lebih beser. (News.detik.com)

Padahal Profesor bedah plastik kenamaan dunia dari Anglia Ruskin University London Inggris Profesor James. D Frame mengungkapkan operasi plastik kecantikan itu beresiko pada kematian. 

Dan fakta ini bukan hal yang baru di dunia kecantikan, banyaknya wanita yang melakukan suntik filler, oplas dan lainsebagainya, sering dilakukan juga oleh kalangan artis dan model, bahkan sampai ada kasus remaja SMA yang meninggal dikontrakannya kerena kelaparan, tetapi lebih memilih beli skincare. Semua ini dilakukan para kaum hawa hanya untuk mendapatkan satu label, yaitu "Cantik" 

Definisi cantik yang dibuat barat seperti putih, tinggi, langsing, mancung, bibir sexy dan sebagainya menjadikan  kaum wanita hari ini berlomba lomba ingin punya tubuh impian atau "body goals" Lebel cantik yang dibuat oleh barat berhasil mendikte kaum muslimah buat ikut ikutan. Dengan anggapan keliru bahwa dengan cantik segalanya lebih mudah diraih, begitu juga dengan kebahagiaan. Meski pada faktanya tidak demikian. 

Tanpa banyak yang sadar bahwa saat ini kita sedang hidup dibawah aturan penjajah, di mana kondisi hari ini menggiring kita semakin jauh dari agama yang kita yakini yaitu Islam, seperti tayangan tv maupun sosmed hari ini hingga mampu membius para muslimah,  menjadikan tayangan tayangan hari ini sebagai Roll Model mereka. 

Sungguh licik kafir barat menjadikan kaum muslim sebagai tumbal untuk memenuhi hawa nafsunya, mereka buat definisi cantik agar perusahaan kecantikan laku keras, mereka untung besar sebab kaum muslimah tidak hanya semakin jauh dari agamanya melainkan juga royal membeli produknya, setali tiga uang itulah istilah yang mereka dapatkan.

Secara fitrah wanita itu memang senang berhias atau mempercantik diri, sehingga Islam mengatur dimana seorang wanita diperbolehkan memperlihatkan kecantikannya, seperti di depan suaminya dan itu justru akan mendatangkan pahala baginya. Aturan ini tidak lain bahwa Islam sangat melindungi martabat dan harga diri seorang wanita.

Sehingga kita tidak perlu dipusingkan dengan definisi cantik yang dibuat kafir barat, sebab sesungguhnya kita tidak akan dihisab masalah bentuk tubuh kita, karena itu bagian dari qada Allah atau perannya Allah, namun yang akan dihisab adalahlah sikap kita dalam menerima qada Allah ini, mau sabar atau tidak.

Jika kita mau bersyukur, sabar dan ikhlas itu akan menjadi pemberat timbangan amal Salih kita, tapi sebaliknya jika kita merubah tubuh kita dengan berbagai operasi,  maka kita tidak mensyukuri apa yang sudah Allah berikan, dan itu akan menjadi tabungan dosa yang kelak akan kita tuai di akhirat kelak.

Sehingga sudah saatnya kita sebagai muslimah untuk lebih mengenal agama yang kita anut yaitu Islam, dengan mengkajinya dalam majelis-majelis ilmu yang Allah cintai, dengan demikian kita akan memiliki peta hidup sesuai syariat, agar kita selamat di dunia maupun di akhirat.
Allah Swt berfirman,

كِتَٰبٌ أَنزَلۡنَٰهُ إِلَيۡكَ مُبَٰرَكٞ لِّيَدَّبَّرُوٓاْ ءَايَٰتِهِۦ وَلِيَتَذَكَّرَ أُوْلُواْ ٱلۡأَلۡبَٰبِ

Artinya: “Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.” (QS Shad ayat: 29)
Wallahu'alam

Oleh : Windha Yanti. S
Aktivis dan Pemerhati Sosial



Baca Juga

Post a Comment

0 Comments